Peninjauan Lokasi Tanah Milik Kabupaten Banjar Yang Akan Dihibahkan Ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

            Pada Tanggal Delapan Bulan Mei Tahun Dua Ribu Sembilan Belas, telah dilaksanakan koordinasi sekaligus peninjauan lokasi lahan antara Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bagian Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

            Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan memohon hibah lahan kepada Pemerintah Kabupaten Banjar. Permohona hibah tersebut seluas 1.432 Meter Persegi dari jumlah total luasan lahan yang mencapai sekitar ± 50.000 Meter Persegi.

Lahan/Tanah tersebut adalah milik Pemerintah Kabupaten Banjar, akan dipergunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan sebagai jalan akses menuju Makam Syech Muhammad Arsyad Al-Banjary di Desa Kelampayan.

Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang ingin membangunkan jalan akses menuju Makam Syech Muhammad Arsyad Al-Banjary di Desa Kelampayan disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Banjar, dengan adanya jalan tersebut nantinya akan memudahkan para peziarah untuk mencapai lokasi Makam Syech Muhammad Arsyad Al-Banjary di Desa Kelampayan.

            Peninjauan lokasi tersebut bertujuan untuk penunjukan titik-titik batas lokasi lahan yang akan dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Dinas Pertanahan Kabupaten Banjar selaku Satuan Kerja Perangkat Daerah yang membidangi masalah lahan pemerintah kabupaten diikutsertakan dalam peninjauan ini.

            Dinas Pertanahan Kabupaten Banjar melakukan pengukuran titik-titik batas lokasi lahan yang rencananya akan dibangunkan jalan akses menuju Makam Syech Muhammad Arsyad Al-Banjary. Namun setelah dilakukan pengukuran terhadap titik lokasi tersebut terdapat perbedaan luasan lahan yang diminta hibah.

            Hasil Pengukuran Dinas Pertanahan Kabupaten Banjar sejumlah seluas ± 3.000 Meter Persegi dengan titik batas lokasi yang ditunjukan oleh masyarakat desa kelampayan.

            Untuk Proses administrasi hibah tanah tersebut bisa berjalan dengan sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah akan melanjutkan koordinasi lebih lanjut tentang hasil pengukuran real di lapangan ini dengan Bagian Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan.

Berikut dokumentasi pada saat di lokasi lahan tersebut:

clip_image002

Gambar 1 : Koordinasi dengan Aparat Desa Setempat, Desa Kelampayan Tengah Kecamatan Astambul.

clip_image004

Gambar 2 : Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Penatausahaan Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Banjar sedang berdiskusi dengan Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan.

clip_image006

Gambar 3 : Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Penghapusan dan Kepala Bidang Perencanaan dan Penatausahaan bersama Pembakal Desa Kelamapayan Tengah.

clip_image008

Gambar 4 : Penentuan titik awal koordinat pengukuran luasan tanah oleh Tim dari Dinas Pertanahan Kabupaten Banjar.

clip_image010

Gambar 5 : Pengukuran luas tanah dari Tim Dinas  Pertanahan Kabupaten Banjar yang diminta hibah oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

clip_image012

Gambar 6 : Pengukuran luas tanah dari Tim Dinas  Pertanahan Kabupaten Banjar yang diminta hibah oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.