Peninjauan Bangunan Sekolah Dasar Negeri Pembantanan 2 Kecamatan Sungai Tabuk Yang Terbakar

            Pada tanggal Sembilan Bulan Mei Dua Ribu Sembilan Belas, Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah bersama Dinas Pendidikan  dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjar melakukan peninjauan Bangunan Sekolah Dasar Negeri Pembantanan 2 Kecamatan Sungai Tabuk.

            Sebagian Bangunan tersebut terbakar dikarenakan tabung gas 3kg yang meledak, yang terkena efek ledaknya berupa satu buah ruangan yang dijadikan Gudang Sekolah Dasar Negeri Pembantanan 2.

            Bangunan Gedung Tempat Pendidikan Sekolah Dasar Negeri Pembantanan 2 dibangun pada tahun 1986 dan terdiri dari beberapa ruangan yaitu ruang kelas 4, ruang kelas 5, ruang kelas 6 dan gudang. Dengan konstruksi bangunan beton dengan luas lantai 252 Meter persegi.

            Dalam penatausahaan Barang Milik Daerah perihal kebakaran ini berdampak dalam segi pelaporan Barang Milik Daerah dan Neraca Kabupaten Banjar, untuk itulah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjar melakukan penilaian atas ruangan yang terbakar tersebut. Hasil penilaian dari ruangan yang terbakar itu akan dijadikan sebab perubahan pencatatan nilai pada saat rekonsilasi Dinas Pendidikan dengan Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

            Dokumentasi pada saat peninjauan bangunan tersebut sebagai berikut:

clip_image002

Gambar 1 : Gudang Sekolah Dasar Negeri Pembanatan 2 Kecamatan Sungai Tabuk yang terkena ledakan gas 3kg.

clip_image004

Gambar 2 : Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah meninjau sebagian bangunan Sekolah Dasar Negeri Pembanatan 2 Kecamatan Sungai Tabuk yang terbakar tersebut.

clip_image006

Gambar 3 : Plafon Gudang Sekolah Dasar Negeri Pembanatan 2 Kecamatan Sungai Tabuk yang terkena ledakan gas 3kg

clip_image008

Gambar 4 : Tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sedang melakukan penilaian kerusakan terhadap ruangan tersebut.